
Kendari, BuletinNews.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara menyiapkan ratusan masjid sebagai Posko Masjid Ramah Pemudik guna mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, S.Pd., M.A., didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Hj. Marni, S.Ag., M.Pd., melakukan monitoring Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Alza Annur, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Rabu (11/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga sekitar.
Mansur menyampaikan, Kanwil Kemenag Sultra telah menyiapkan sebanyak 516 Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di 17 kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Tenggara. Program ini bertujuan memberikan layanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Posko berbasis masjid ini akan dilalui para pemudik dan disiapkan untuk membantu kelancaran serta kenyamanan perjalanan mereka pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Mansur.
Ia menjelaskan, masjid yang ditetapkan sebagai Posko Ramah Pemudik diimbau untuk membuka layanan selama 24 jam agar para pemudik dapat memanfaatkannya sebagai tempat singgah.
Menurutnya, selain digunakan untuk melaksanakan ibadah salat, masjid juga dapat dimanfaatkan sebagai area istirahat alternatif bagi para pemudik agar dapat melepas lelah selama perjalanan.
“Dengan adanya posko Masjid Ramah Pemudik ini, para pemudik dapat berhenti sejenak untuk beristirahat, berwudhu, melaksanakan salat, atau sekadar melepas lelah agar terhindar dari kelelahan dan potensi microsleep saat berkendara,” jelasnya.
Mansur menambahkan, masjid yang terlibat dalam program tersebut dilengkapi berbagai fasilitas dasar seperti ruang salat yang bersih, tempat wudhu yang memadai, toilet terawat, area istirahat, air minum, serta takjil gratis. Beberapa masjid bahkan menyediakan layanan tambahan seperti pos kesehatan mini, informasi jalur mudik, hingga relawan yang siap membantu para pemudik.
Melalui program ini, Kementerian Agama berharap masjid dapat semakin berperan aktif dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong di tengah momentum mudik Lebaran.
“Kanwil Kemenag Sultra ikut berpartisipasi dalam memberikan kenyamanan bagi para pemudik selama perjalanan. Hal ini juga sejalan dengan arahan Menteri Agama RI agar masjid dioptimalkan sebagai pusat layanan bagi masyarakat,” pungkas Mansur.







Komentar