PT Vale Gandeng BNNK Kolaka Edukasi Pelajar SMKN 9 tentang Bahaya Napza dan HIV

Ia juga menyebut persoalan narkoba dan HIV memiliki keterkaitan sehingga edukasi mengenai keduanya perlu diberikan secara bersamaan. Iwan berharap perusahaan tambang lainnya di Kabupaten Kolaka turut mengambil bagian dalam kegiatan serupa.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Pomalaa melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), La Ode Ndikode, turut mengapresiasi kegiatan tersebut.

Menurut La Ode, Kecamatan Pomalaa memiliki aktivitas ekonomi dan mobilitas penduduk yang cukup tinggi karena banyak orang datang ke wilayah tersebut untuk mencari pekerjaan. Kondisi itu, kata dia, perlu diantisipasi karena dapat membawa dampak positif maupun negatif bagi masyarakat.

La Ode menyebut sejumlah desa di Kecamatan Pomalaa telah terpapar narkoba. Karena itu, pelajar dinilai perlu mendapatkan informasi yang memadai agar mampu mengenali bahaya dan menghindari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Wakil Kepala Sekolah SMKN 9 Kolaka Bidang Kurikulum, Ditanius, S.Pd., mengapresiasi PT Vale yang memilih sekolah tersebut sebagai lokasi kegiatan.

Ditanius mengatakan persoalan Napza perlu menjadi perhatian serius, khususnya di wilayah Pesouha. Ia menyebut pihak sekolah memperoleh informasi dari kepolisian bahwa Pesouha termasuk wilayah yang perlu mendapat perhatian terkait peredaran narkoba.

Ia berharap seluruh siswa mengikuti materi yang disampaikan para pemateri dan menjadikannya sebagai bekal untuk menjauhi narkoba serta berbagai perilaku berisiko lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, PT Vale menghadirkan dua narasumber. Keduanya yakni perwakilan BNNK Kolaka, Iwan Ahmadi, serta Health Educator PT Vale IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan