
Kolut, BuletinNews.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah/janji sebanyak 118 pejabat administrator dan pejabat pengawas, Senin (20/4/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dalam mendorong efektivitas kinerja pemerintahan.
“Pelantikan ini merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kinerja organisasi, kualitas pelayanan publik, serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme, bukan sekadar bentuk penghargaan.
“Jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Pejabat yang dilantik harus profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil kerja nyata,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati meminta para pejabat untuk mampu menunjukkan kinerja yang terukur dan tidak hanya menjalankan rutinitas administratif. Ia juga menyoroti empat hal penting yang harus menjadi perhatian, yakni perencanaan kerja yang jelas, pelaksanaan tugas secara efektif dan efisien, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kemampuan memberikan solusi atas permasalahan di unit kerja masing-masing.
Selain itu, aspek disiplin, loyalitas, dan kerja sama tim juga menjadi penekanan dalam mendukung keberhasilan organisasi pemerintahan. Para pejabat administrator dan pengawas diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam implementasi kebijakan di lapangan.
“Pejabat harus meningkatkan kecepatan dan ketepatan kerja, berani berinovasi, serta mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam mendukung tugas,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin tinggi, sehingga birokrasi harus lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Birokrasi harus berubah menjadi lebih adaptif dan responsif,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan jabatan baru, memahami tugas pokok dan fungsi, serta meningkatkan kinerja secara signifikan di masing-masing unit kerja.










Komentar