
Kolaka, BuletinNews.com – Aliansi Pemuda Kecamatan Watubangga (APKW) secara resmi mengirimkan surat kepada Bupati Kolaka pada 14 Juli 2026 terkait pembangunan Sport Center di Kecamatan Watubangga. Surat tersebut berisi permintaan agar pemerintah daerah menjunjung prinsip keterbukaan serta melibatkan masyarakat, khususnya pemuda, dalam setiap tahapan pembangunan.
Ketua Umum APKW, Haikal Syam, mengatakan surat bernomor 02/DPP/APKW/VII/2026 itu merupakan bentuk penyampaian aspirasi sekaligus langkah konkret untuk memastikan pembangunan fasilitas olahraga tersebut berjalan secara transparan, partisipatif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam surat yang ditujukan kepada Bupati Kolaka melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kolaka, APKW mempertanyakan kejelasan, transparansi, serta rencana pelaksanaan proyek. Organisasi kepemudaan itu mengingatkan bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan agar proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dimusyawarahkan bersama masyarakat.
Selain itu, APKW menilai pembangunan Sport Center tidak seharusnya dilakukan secara sepihak. Sebagai representasi pemuda yang akan menjadi pengguna langsung fasilitas tersebut, mereka meminta dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga evaluasi proyek.
Aliansi Pemuda Watubangga mengusulkan keterlibatan masyarakat dalam tiga tahapan pembangunan. Pada fase perencanaan, mereka meminta dilibatkan dalam pembahasan rancangan teknis atau Detailed Engineering Design (DED) serta penyusunan anggaran agar desain yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan daerah.
Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan, APKW mengusulkan adanya ruang pengawasan partisipatif bagi perwakilan pemuda selama proses konstruksi berlangsung. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pekerjaan sesuai standar teknis dan dokumen kontrak.
Sementara pada tahap evaluasi, organisasi tersebut meminta dilibatkan dalam proses penilaian hasil pekerjaan, baik saat serah terima sementara (PHO) maupun serah terima akhir (FHO), termasuk dalam penyusunan konsep pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas agar Sport Center dapat dimanfaatkan secara optimal setelah selesai dibangun.
APKW juga mendesak Bupati Kolaka atau Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga segera memberikan jawaban resmi atas surat tersebut. Mereka berharap pemerintah memfasilitasi forum dialog bersama sebelum pekerjaan fisik atau mobilisasi alat berat dilakukan di lokasi pembangunan.
Meski menyampaikan sejumlah catatan, APKW menegaskan tetap mendukung pembangunan Sport Center di Kecamatan Watubangga. Namun, mereka berharap seluruh proses dilaksanakan secara terbuka, menghormati partisipasi masyarakat, serta mengedepankan asas musyawarah.
Melalui pernyataan yang dipublikasikan, APKW juga menyampaikan akan terus mengawal proses tersebut hingga memperoleh kejelasan dari pemerintah daerah. Organisasi itu berharap aspirasi masyarakat, khususnya pemuda Watubangga, dapat menjadi bagian dari proses pembangunan sehingga fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.






