
Gorontalo, BuletinNews.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah perairan tenggara Gorontalo, Jumat (5/6/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.28.33 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 0,18 Lintang Selatan dan 123,13 Bujur Timur, atau sekitar 70 hingga 80 kilometer timur laut Pulau Puah, Sulawesi Tengah, yang berada di kawasan perairan dekat Gorontalo.
BMKG mencatat gempa memiliki kedalaman 91 kilometer, sehingga tergolong gempa menengah. Meski guncangan dirasakan di sejumlah wilayah sekitar, hingga laporan awal diterbitkan belum terdapat informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Dalam keterangan resminya, BMKG menyebut gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Peta guncangan yang dirilis BMKG menunjukkan pusat gempa berada di kawasan laut bagian utara Sulawesi. Sejumlah warga mengaku merasakan getaran sesaat pada pagi hari, terutama di daerah pesisir yang berada dekat dengan pusat gempa.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta mengikuti perkembangan informasi gempa bumi melalui kanal resmi BMKG.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai dampak signifikan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.




