DPRD Kolaka Dorong Operasi Pasar LPG 3 Kg, Kelangkaan Gas Masih Dikeluhkan Warga

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kolaka Bahana Alam Sultan, S.H.

Kolaka, BuletinNews.com – Kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram masih dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Kolaka. Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kolaka dari Fraksi PKS yang juga Sekretaris Komisi II, Bahana Alam Sultan, mendorong adanya langkah cepat melalui operasi pasar guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bahana Alam mengungkapkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan manajemen SBEM di Kendari terkait masih langkanya tabung gas 3 kilogram di Kolaka, Jumat (5/6/2026). Menurutnya, DPRD selama ini telah melakukan pengawasan dan mendorong penindakan terhadap pangkalan maupun agen yang terbukti melakukan pelanggaran distribusi.

“Kami meminta agar pihak SBEM berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, untuk menggelar pasar murah atau operasi pasar elpiji 3 kilogram sebagai solusi sementara bagi masyarakat,” kata Bahana melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.

Ia mengapresiasi respons cepat pihak SBEM yang siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Selain itu, Bahana berharap aparat kepolisian bersama pihak terkait terus melakukan pengawasan terhadap pangkalan yang diduga melakukan pelanggaran distribusi gas subsidi.

Menurut Bahana, DPRD memiliki keterbatasan kewenangan dalam penindakan karena fungsi legislatif lebih pada pengawasan dan penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kolaka, Drs. Abdi Arif, M.AP, mengatakan pemerintah daerah tengah menyiapkan operasi pasar di lima kecamatan yang terdampak kelangkaan elpiji.

“Rencananya akan dilaksanakan di Kecamatan Pomalaa, Wundulako, Kolaka, Latambaga, dan Wolo. Setiap titik disiapkan sekitar 450 tabung elpiji 3 kilogram,” ujarnya usai menghadiri kegiatan pelepasan peserta program belajar Bahasa Mandarin ke Tiongkok di Kolaka.

Abdi menjelaskan, Disperindag saat ini masih menyusun jadwal pelaksanaan operasi pasar serta berkoordinasi dengan Bulog dan sejumlah distributor untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap operasi pasar dapat terlaksana dalam bulan ini guna membantu masyarakat memperoleh elpiji subsidi dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji subsidi sesuai kebutuhan dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan distribusi di lapangan.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *