Kolaka, BuletinNews.com – Tamalaki Kongga Momea (TKM) Sulawesi Tenggara menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) XI Angkatan Matabondu di Desa Baula, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, 26–27 September 2026. Kegiatan yang diikuti 89 peserta tersebut digelar untuk membekali calon anggota dengan pengetahuan organisasi, hukum adat dan negara, kepemimpinan, serta adat dan budaya Tolaki sebagai bagian dari proses kaderisasi TKM Sultra.
Diksar XI mengusung tema “Menciptakan Kader Pemimpin yang Cerdas dan Mampu Menjadi Kesatria demi Menjaga dan Melestarikan Adat dan Budaya Tolaki.”
Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai tata cara berorganisasi sekaligus nilai-nilai adat dan budaya Tolaki. Materi juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap hukum adat dan hukum negara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TKM Sultra menyiapkan kader untuk regenerasi organisasi. Para peserta diharapkan nantinya dapat mengambil peran dalam kepemimpinan dan keberlanjutan organisasi.
Selain kaderisasi, Diksar XI digelar menjelang pra-Milad ke-V TKM Sultra. Bertambahnya anggota diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan serta silaturahmi antaranggota sekaligus memperkuat peran organisasi dalam menjaga adat dan budaya Tolaki.
Dalam Diksar XI, sejumlah materi diberikan kepada peserta. Materi tersebut meliputi tatanan berorganisasi, kebangsaan, adat dan budaya, kepemimpinan, hukum bernegara, serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Sekretaris Jenderal TKM Sultra, Achmad Fuad Bawasir, ditunjuk sebagai pemateri sekaligus mentor dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan materi juga melibatkan Ketua DPD Konawe, Dedi Isran Landimuru, serta sejumlah petinggi organisasi.
Selain materi formal, kegiatan dimanfaatkan sebagai ruang diskusi antara peserta dengan jajaran pimpinan dan pendiri organisasi. Ketua Umum TKM Sultra, Mahjur Doro, dan Dewan Pendiri Soni S.S. hadir dan melakukan pertemuan langsung dengan peserta Diksar XI.
Pelaksanaan Diksar XI berada dalam pengawasan jajaran pengurus dan unsur organisasi TKM Sultra, mulai dari ketua umum, sekretaris jenderal, dewan pendiri, dewan pembina, dewan penasihat, panglima, hingga sejumlah pimpinan DPD dan otobu.
Kepanitiaan kegiatan dipimpin Jamaluddin sebagai ketua, Jefri sebagai sekretaris, dan Jasman S sebagai bendahara, bersama sejumlah bidang kepanitiaan lainnya.
Diksar XI Angkatan Matabondu di Desa Baula menjadi bagian dari proses kaderisasi TKM Sultra untuk menyiapkan regenerasi organisasi sekaligus memperkuat pemahaman generasi baru mengenai adat dan budaya Tolaki.
Pengurus TKM Sultra menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan membantu pelaksanaan kegiatan tersebut.


