Vale Indonesia Perluas Akses Pasar UMKM Lewat Rumah Oleh-Oleh Telaloa

Rumah Oleh-Oleh Telaloa di Desa Magani, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, menjadi salah satu kanal pemasaran produk UMKM binaan PT Vale Indonesia Tbk.

Luwu Timur, BuletinNews.com – PT Vale Indonesia Tbk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui peresmian Rumah Oleh-Oleh Telaloa di Desa Magani, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (5/10/2026). Fasilitas ini menjadi salah satu upaya membuka akses pasar bagi produk UMKM binaan Vale Indonesia yang tersebar di Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili.

Saat ini, sebanyak 127 UMKM tercatat sebagai UMKM binaan Vale Indonesia. Selain itu, terdapat 49 UMKM potensial yang sedang dibidik untuk menjadi UMKM binaan.

Keberadaan Rumah Oleh-Oleh Telaloa diharapkan memberikan ruang pemasaran yang lebih dekat dengan masyarakat, sehingga pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk memperkenalkan dan mengembangkan produknya.

Head of External Relations Sorowako & Outer Area Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan produksi.

“Pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan menghasilkan produk. Pelaku usaha juga membutuhkan ekosistem yang mendukung, mulai dari kapasitas pengelolaan usaha, pemenuhan legalitas, hingga akses terhadap pasar.”


Menurut Yusri, tanpa dukungan tersebut, produk lokal berpotensi mengalami keterbatasan dalam menjangkau konsumen dan berkembang secara berkelanjutan.

“Karena itu, Vale Indonesia mendorong pembinaan UMKM yang berjalan beriringan dengan pembukaan akses pasar. Pendekatan ini diarahkan agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga masuk dan memenuhi kebutuhan pasar dan memiliki peluang untuk meningkatkan usahanya,” jelasnya.

Ia menambahkan, masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi pelaku UMKM. Karena itu, pendampingan dan pembukaan akses pasar melalui Pusat Oleh-oleh Telaloa diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.

Camat Nuha Arief Fadillah Amier mengatakan pengembangan UMKM membutuhkan komunikasi dan sinergi dari berbagai pihak.

“Perlu kolaborasi, duduk bersama, dan banyak komunikasi agar kita bisa memberikan solusi kepada UMKM, termasuk agar semakin banyak produk yang dapat masuk dan dipasarkan di sini. Ini merupakan bentuk upaya yang baik untuk membuka ruang bagi pelaku UMKM,” katanya.


Arief menambahkan, pemerintah akan terus mendukung berbagai upaya yang memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan masyarakat.

“Kami akan selalu mendukung hal-hal baik yang dilakukan Vale Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat. Semoga pusat oleh-oleh ini bisa terus berkembang, mendukung kemajuan ekonomi lokal,” ujarnya.

Rumah Oleh-Oleh Telaloa akan beroperasi Senin hingga Sabtu, pukul 09.00–17.00 WITA. Kehadirannya diharapkan menjadi salah satu kanal pemasaran produk UMKM dari empat kecamatan sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem usaha yang menghubungkan pelaku UMKM, koperasi, masyarakat, dan pasar.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Komentar