
Kolaka, BuletinNews.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dirangkaikan dengan Aksi Konvergensi Stunting Tahap Analisis Situasi (Ansit) serta penguatan perencanaan tahun 2026, Senin (20/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kolaka tersebut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, camat, kepala desa, hingga berbagai pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka H. Amri menegaskan bahwa program GENTING merupakan langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Program ini juga sejalan dengan kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.
“GENTING adalah gerakan kolaboratif berbasis kepedulian yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat, tanpa bergantung pada pendanaan pemerintah semata,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, pemerintah daerah mendorong peran orang tua asuh dalam memberikan dukungan kepada keluarga berisiko stunting, khususnya pada periode 1.000 hari pertama kehidupan. Sasaran program mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia di bawah dua tahun.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kolaka juga memperkenalkan inovasi “Kolaka Keren” (Kolaka Kendalikan Stunting Berbasis Risiko Nyata). Program ini mengedepankan pendekatan berbasis data keluarga berisiko guna memastikan intervensi yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.
Bupati berharap hasil analisis situasi dalam kegiatan ini dapat menjadi dasar penyusunan perencanaan program yang lebih terarah dan terintegrasi, sehingga upaya penurunan stunting dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.











Komentar