
Kolaka, BuletinNews.com – Seekor paus ditemukan terdampar dalam kondisi mati di pesisir Pantai Teluk Bone, Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/3/2026). Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga yang berkerumun di lokasi penemuan.
Hingga kini, jenis dan ukuran pasti paus tersebut belum diketahui. Namun, warga menyebut ukurannya cukup besar dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa saat pertama kali ditemukan.
Penemuan mamalia laut itu pertama kali diketahui warga pada pagi hari. Aris, warga Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, mengaku melihat langsung bangkai paus tersebut sekitar pukul 07.00 Wita.
“Saya turun ke laut pagi-pagi, sekitar jam tujuh, dan melihat langsung ikan paus terdampar dalam keadaan mati. Ada darah di bagian mulutnya,” ujar Aris kepada awak media.
Bangkai paus yang tergeletak di tepi pantai menarik perhatian masyarakat sekitar Kabupaten Kolaka. Sejumlah warga berdatangan untuk menyaksikan dari dekat satwa laut yang umumnya hidup di perairan dalam tersebut.
Ikan paus merupakan satwa yang dilindungi secara nasional maupun internasional. Peristiwa terdamparnya paus di wilayah pesisir menjadi perhatian serius, terutama terkait prosedur penanganan dan evakuasi bangkai untuk mencegah dampak lingkungan.
Mantan Kepala Desa Totobo, Muslimin, menyampaikan bahwa hingga siang hari belum terlihat adanya langkah evakuasi dari pihak berwenang.
“Untuk saat ini belum ada pihak berwenang yang melakukan evakuasi bangkai paus tersebut. Kami berharap segera dilakukan penanganan agar tidak mengganggu aktivitas warga dan tidak menimbulkan dampak lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, penyebab kematian paus tersebut masih belum diketahui. Sejumlah faktor seperti tekanan lingkungan, perubahan habitat, hingga dugaan pencemaran laut kerap dikaitkan dengan fenomena kematian mamalia laut berukuran besar.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai langkah penanganan maupun hasil pemeriksaan awal terhadap bangkai paus tersebut.








Komentar