
Kendari, BuletinNews.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Rabu, 23 September 2026, pukul 03.25.30 WIB. Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di darat pada koordinat 4,15 Lintang Selatan dan 122,66 Bujur Timur, sekitar 26 kilometer tenggara Kendari, dengan kedalaman 2 kilometer, dan diperkirakan berkaitan dengan aktivitas Sesar Kendari Central.
Informasi tersebut disampaikan Stasiun Geofisika Kendari berdasarkan hasil analisis BMKG. Dengan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter tersebut, gempa dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kendari dengan intensitas III MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan dapat terasa seperti ada kendaraan berat atau truk yang melintas.
Hingga informasi tersebut diterbitkan, BMKG menyatakan belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil monitoring BMKG hingga pukul 03.45 WIB juga belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan atau aftershock.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mengacu pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi. Masyarakat juga diminta mewaspadai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.
Informasi resmi BMKG dapat diakses melalui kanal media sosial Instagram/Twitter @infoBMKG, situs resmi BMKG dan InaTEWS, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi mobile BMKG untuk perangkat iOS dan Android.
Rilis tersebut ditandatangani Kepala BBMKG Wilayah IV Dr. Nasrol Adil, S.Si., MT di Makassar pada 23 September 2026.








