
Konawe, BuletinNews.com – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (8/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 07.50.41 WITA.
Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kendari.
Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 3,72 Lintang Selatan dan 122,16 Bujur Timur, atau tepatnya berada sekitar 20 kilometer timur laut Konawe, Sulawesi Tenggara, dengan kedalaman 4 kilometer.
Plt Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa gempa tersebut termasuk gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Lawanopo.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lawanopo,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap BMKG serta laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Konawe dan Konawe Utara dengan intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada kendaraan berat yang melintas.
BMKG juga mencatat gempa tersebut merupakan gempa susulan dari peristiwa sebelumnya dengan magnitudo 4,3 yang terjadi pada pukul 04.59.41 WITA di wilayah yang sama.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.








Komentar