
Koltim, BuletinNews.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 1,7 mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Jumat (10/7/2026) pukul 17.18.45 WIB atau 18.18.45 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif dan tidak menimbulkan dampak kerusakan.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada di darat pada koordinat 4,07 Lintang Selatan dan 121,82 Bujur Timur, atau sekitar 9 kilometer barat daya Kolaka Timur dengan kedalaman 5 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, S.Si., M.T., menjelaskan bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Hasil pemetaan guncangan (ShakeMap) dan laporan masyarakat menunjukkan gempa dirasakan di wilayah Kolaka Timur dengan intensitas II MMI. Pada tingkat tersebut, getaran hanya dirasakan oleh sebagian orang, sementara benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
BMKG juga menyatakan hingga pukul 19.28 WIB belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Selain itu, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. BMKG meminta warga hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi resmi BMKG, baik melalui situs web, media sosial yang telah terverifikasi, maupun aplikasi resmi BMKG.








