
Luwu Timur, BuletinNews.com – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melepas enam siswa-siswi yang lolos asesmen Program Sekolah Rakyat untuk melanjutkan pendidikan di Makassar. Pelepasan berlangsung di kediaman pribadi Bupati di Malili, Senin (13/7/2026).
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kesempatan belajar yang setara.
Enam peserta yang diberangkatkan terdiri atas lima siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan satu siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mereka dinyatakan lolos seleksi yang menyasar kelompok masyarakat desil 4 dengan prioritas penerima dari desil 1.
Selama tiga tahun ke depan, para siswa akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat di Makassar. Program tersebut membuka kesempatan penerimaan peserta didik baru setiap tahun ajaran.
Dalam arahannya, Bupati Irwan Bachri Syam meminta para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, tidak semua anak memperoleh peluang yang sama sehingga kepercayaan yang diberikan harus dijaga melalui prestasi dan kedisiplinan.
“Kalian adalah kebanggaan daerah dan keluarga. Jaga nama baik Luwu Timur, jaga diri, dan ikuti proses pendidikan ini dengan sungguh-sungguh,” pesan Irwan.
Ia juga mengajak para siswa membangun hubungan baik dengan peserta dari berbagai daerah serta menjadikan pengalaman belajar sebagai bekal untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.
“Ini adalah program Presiden yang sangat baik. Jika dijalankan dengan sungguh-sungguh, tentu akan memberi dampak besar, bukan hanya bagi diri kalian, tetapi juga bagi daerah kita,” ujarnya.
Bupati berharap keberangkatan enam siswa tersebut menjadi langkah awal bagi hadirnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Luwu Timur. Ia juga berharap para peserta dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya agar terus bersemangat mengejar pendidikan meski memiliki keterbatasan ekonomi.
“Jangan kecewakan orang tua. Tunjukkan bahwa kalian mampu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Luwu Timur, Muhammad Husain Hasan, menilai Program Sekolah Rakyat merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta.
Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur dapat segera terwujud sehingga semakin banyak anak dari keluarga prasejahtera memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi.
“Semoga tahun depan Sekolah Rakyat bisa terselesaikan di Luwu Timur, sehingga dapat menjadi wadah bagi anak-anak yang ingin bersekolah namun memiliki keterbatasan ekonomi,” kata Muhammad Husain Hasan.





