
Rencana tersebut ditujukan untuk mendukung keberlanjutan populasi teripang di perairan. Pelaksanaannya akan mempertimbangkan kajian ilmiah dan masukan para ahli agar pengembangan budidaya tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem.
Melalui pendekatan tersebut, pengembangan ekonomi biru diharapkan tidak hanya memberikan nilai ekonomi dari pemanfaatan potensi laut, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber daya hayati serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir.
Selain Anggoro, seminar tersebut menghadirkan Muhammad Iqbal, S.Pi., M.Si., dari Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB University, yang membawakan materi mengenai inovasi teknologi kelautan untuk mendukung pengelolaan wilayah pesisir dan laut Indonesia.
Narasumber lainnya, Faizal Habibie, S.P., M.P., Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari, membahas pemanfaatan data dan informasi oseanografi untuk mendukung peringatan dini serta keselamatan maritim.
Sementara itu, Umaidi Suhari, M.M., Global Associate HRBP PT Terra Drone Indonesia, memaparkan pemanfaatan teknologi drone untuk pemetaan dan pemantauan wilayah pesisir kepulauan tropis.
Beragam materi tersebut menyoroti pentingnya dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterlibatan masyarakat dalam menjawab tantangan pengelolaan wilayah pesisir dan laut.
Bagi ANTAM UBP Nikel Kolaka, seminar akademik seperti ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman industri, memperoleh masukan ilmiah, serta memperluas kolaborasi dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
ANTAM juga mengapresiasi HMPS Oseanografi UHO atas penyelenggaraan seminar yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku industri tersebut.
Sinergi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan dapat terus diperkuat untuk menghasilkan gagasan dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Melalui pengembangan Program Mattirowalie Blue Hatchery Teripang dan kolaborasi lintas sektor, ANTAM UBP Nikel Kolaka mendorong penguatan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan.








Komentar