
Jakarta, BuletinNews.com – PT Vale Indonesia Tbk kembali menorehkan prestasi di tingkat Asia dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards 2026. Penghargaan tersebut masing-masing adalah HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 dan HR Asia People Transformation Award 2026.
Penghargaan diterima oleh Corporate Secretary PT Vale, Ranty Astari Rachman, bersama Senior Manager Talent Acquisition, Performance Management & EVP PT Vale, Gandi Husodo, pada malam penganugerahan yang digelar di Jakarta.
Ajang yang diselenggarakan oleh Business Media International (BMI) itu menggunakan metode penilaian TEAM Assessment, yang mengukur tingkat keterlibatan, motivasi, pengalaman kerja, serta kepuasan karyawan di lingkungan perusahaan.
Bagi PT Vale, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan mendukung pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Saat ini PT Vale memiliki lebih dari 3.000 karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional. Perusahaan terus memperkuat pengembangan talenta melalui berbagai program, salah satunya Cooperative Education Program (Co-Ops) yang bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin. Pada 2025, sebanyak 16 mahasiswa terpilih mengikuti program magang penuh waktu selama enam bulan di lingkungan operasional perusahaan.
Selain itu, sepanjang 2024 sebanyak 370 karyawan memperoleh promosi jabatan, sementara 143 karyawan nonstaf berhasil meraih sertifikasi profesi nasional melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Presiden Direktur dan CEO PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menempatkan manusia sebagai pusat pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
“Karyawan kami adalah inti dari komitmen perusahaan. Penghargaan ini menegaskan bahwa cara kami memperlakukan tenaga kerja tidak terpisahkan dari cara kami menjalankan bisnis,” ujarnya.
PT Vale juga terus mendorong keberagaman dan inklusi di lingkungan kerja. Saat ini perempuan mencakup 11,6 persen dari total tenaga kerja perusahaan, termasuk 17 perempuan yang menduduki posisi manajerial. Selain itu, perusahaan mempekerjakan 70 penyandang disabilitas di berbagai fungsi organisasi.








