
Kolaka, BuletinNews.com – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar kegiatan Promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Tambea, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya.
Program tersebut menyasar masyarakat di desa-desa wilayah pemberdayaan yang berada di sekitar area operasional PT Vale. Melalui edukasi ini, perusahaan mendorong masyarakat agar membiasakan penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit berbasis lingkungan.
Senior Coordinator Stakeholder Relation PT Vale IGP Pomalaa, Charles Christian, mengatakan promosi kesehatan menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya di bidang kesehatan masyarakat.
“Program ini menyasar desa-desa di wilayah pemberdayaan PT Vale, terutama yang terdampak langsung oleh operasional. Kami ingin masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan, mulai dari penerapan pola hidup bersih dan sehat hingga menjaga kebersihan lingkungan agar keluarga dapat hidup lebih mandiri,” ujar Charles.
Menurutnya, edukasi PHBS diharapkan mampu membangun kebiasaan hidup sehat yang diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif.
Charles menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kolaborasi PT Vale bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka melalui program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya, yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memperkuat sanitasi lingkungan, serta mendorong kemandirian warga melalui berbagai program pemberdayaan.
“Kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung pembangunan desa. Melalui kegiatan ini kami ingin mengingatkan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.

Kepala Desa Tambea, Muslipang Nawir, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengatakan edukasi PHBS sangat relevan dengan kondisi desa yang sebelumnya sempat mengalami peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD).
“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Desa Tambea beberapa waktu lalu cukup terdampak DBD sehingga masyarakat memang perlu diberikan pemahaman tentang pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Muslipang mengungkapkan, pada periode sebelumnya tercatat sekitar 10 warga terjangkit DBD dan dua di antaranya meninggal dunia. Namun, berdasarkan informasi terbaru dari pihak kecamatan, hingga saat ini tidak lagi ditemukan kasus baru di Desa Tambea.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit.
Selain berharap program PHBS terus berlanjut, Pemerintah Desa Tambea juga menginginkan adanya dukungan program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi masyarakat pesisir dan nelayan, guna meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.








