Karhutla Lambolemo Hanguskan 7,8 Hektare Kebun Cengkeh Warga

Kolaka, BuletinNews.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan perkebunan warga di Dusun II Padang Loa, Desa Lambolemo, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 12.30 Wita. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran sekitar 7,8 hektare kebun cengkeh milik warga, dan berhasil dipadamkan tim gabungan pada pukul 16.39 Wita tanpa menimbulkan korban jiwa.

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api meluas. Personel BPBD Kabupaten Kolaka, Damkar Kolaka, TNI-Polri, Pemerintah Desa Lambolemo, serta masyarakat setempat terlibat dalam proses pemadaman.

Namun, proses penanganan menghadapi kendala medan. Akses menuju titik kebakaran memiliki kondisi jalan yang menanjak cukup tajam sehingga kendaraan dump truck BPBD dan armada Damkar tidak dapat melanjutkan perjalanan hingga mendekati lokasi api.

Dengan mempertimbangkan keselamatan personel dan risiko kecelakaan, armada pemadam kemudian disiagakan di jalan poros. Pemadaman dilanjutkan secara manual oleh personel gabungan bersama masyarakat dengan menyesuaikan kondisi medan di lapangan.

Upaya tersebut akhirnya berhasil. Pada pukul 16.39 Wita, api dinyatakan padam dan kondisi di sekitar lokasi dalam keadaan aman.

Dalam penanganan Karhutla tersebut, BPBD Kabupaten Kolaka mengerahkan 11 personel, sementara Damkar Kolaka menurunkan lima personel.

Selain itu, turut terlibat Kapolsek Samaturu, Kepala Desa Lambolemo, Babinsa Malaha, Babinsa Ulu Konaweha, Babinsa Ulu Lapao-Pao, serta masyarakat setempat.

Berdasarkan data sementara, lahan perkebunan yang terdampak merupakan milik sejumlah warga. Rinciannya, Usman seluas 0,5 hektare, Ahmad 0,5 hektare, H. Amaluddin 1,5 hektare, H. Hasan 1,5 hektare, Langke 0,4 hektare, M. Rafiq 0,5 hektare, Amin 0,4 hektare, Sudirman 0,5 hektare, Sudarmin 0,5 hektare, Hasan Basri 0,5 hektare, dan H. Agus 1 hektare.

Kepala BPBD Kabupaten Kolaka Muh. Haerul Efendy mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama saat melakukan aktivitas pembakaran di sekitar lahan perkebunan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan tanpa pengawasan karena api dapat dengan cepat merambat dan meluas.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *