
Kendari, BuletinNews.com – Pemerintah Kota Kendari menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait penentuan target capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2027 serta perubahan target capaian SPM Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari, Kamis (11/6/2026).
Rakor tersebut diikuti sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi penanggung jawab pelaksanaan SPM pada berbagai sektor pelayanan dasar. Pertemuan ini digelar sebagai upaya menyelaraskan target pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan pemerintah.
Dalam rapat tersebut, peserta melakukan evaluasi terhadap capaian SPM tahun berjalan, termasuk mengidentifikasi sejumlah kendala yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan program pelayanan publik.
Hasil evaluasi itu menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam melakukan penyesuaian target SPM Tahun 2026 sekaligus menyusun perencanaan capaian Tahun 2027 agar lebih terukur dan realistis.
Kepala Bappeda Kota Kendari, Muhammad Saiful, mengatakan penetapan target SPM harus dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kemampuan daerah, dukungan anggaran, serta peluang peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Menurutnya, target yang disusun bukan hanya sebagai angka capaian, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap pelayanan dasar masyarakat.
“Penentuan target harus disesuaikan dengan kondisi daerah agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain evaluasi capaian, rakor juga membahas strategi percepatan pemenuhan indikator SPM pada sejumlah bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga perlindungan sosial.
Setiap OPD diminta menyusun langkah konkret serta memperkuat koordinasi agar target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan sesuai jadwal.








