
Buteng, BuletinNews.com – Tim SAR gabungan memperluas pencarian terhadap La Mai (62), warga Desa Wasilomata, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), yang dilaporkan hilang sejak Selasa (25/8/2026).
Hingga Selasa (1/9/2026), atau memasuki hari keenam operasi pencarian, keberadaan pria lanjut usia tersebut belum diketahui. La Mai terakhir terlihat di kawasan hutan dekat kampus Universitas Sembilanbelas November (USN).
Pada pencarian hari keenam, personel SAR gabungan dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim menyisir kawasan dari sisi kanan dan kiri untuk memperluas jangkauan pencarian.
Plh Kepala KPP Kendari, Iwan Gunawan, mengatakan pembagian tim dilakukan agar area yang belum terjangkau dalam penyisiran sebelumnya dapat diperiksa secara lebih luas.
“Pencarian hari ini kami bagi menjadi dua tim, masing-masing menyisir sisi kanan dan sisi kiri area pencarian,” kata Iwan.
Setiap tim melakukan penyisiran di area sekitar 775 x 1.500 meter. Pencarian dilakukan menggunakan metode E-SAR dengan mengikuti sejumlah jalan setapak yang terdapat di kawasan hutan.
“Tim melakukan penyisiran dengan metode E-SAR maupun melalui jalan setapak. Kami juga membawa peralatan medis, evakuasi dan komunikasi untuk mendukung proses pencarian,” ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan personel KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, aparat desa, Babinsa, masyarakat sekitar serta keluarga La Mai.
Iwan mengatakan tim akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan memperluas penyisiran ke sejumlah area yang dinilai masih memungkinkan menjadi lokasi keberadaan La Mai.
“Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan memperluas penyisiran di area yang dinilai masih memungkinkan menjadi lokasi keberadaan korban,” katanya.
La Mai sebelumnya dilaporkan hilang pada Selasa (25/8/2026). Berdasarkan informasi yang diterima tim SAR, pria tersebut diduga mengalami pikun dan terakhir terlihat di sekitar kawasan hutan dekat kampus USN.
Penulis: Husni Mubarak







