
Kolaka, BuletinNews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian itu disampaikan menyusul meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antrean kendaraan terjadi akibat meningkatnya permintaan BBM yang dipicu oleh beredarnya isu kelangkaan. Kondisi tersebut mendorong sebagian masyarakat melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), sehingga permintaan harian melonjak di atas kondisi normal.
Selain itu, antrean BBM jenis Pertalite juga dipengaruhi oleh sebagian pengguna Pertamax yang beralih menggunakan Pertalite. Di sisi lain, sempat terjadi keterlambatan distribusi (delay supply) BBM jenis Pertalite dan Pertamax dari Terminal BBM (TBBM) Pertamina ke sejumlah SPBU akibat kendala distribusi logistik. Situasi tersebut menyebabkan antrean semakin panjang di beberapa titik.
Meski demikian, Pemkab Kolaka menegaskan, berdasarkan informasi dari Pertamina, stok BBM di Terminal BBM Pertamina Kolaka dalam kondisi aman dan tetap mencukupi sesuai kuota harian. Penurunan stok di tingkat SPBU lebih disebabkan tingginya permintaan masyarakat yang melampaui rata-rata penjualan harian.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, Pemkab Kolaka mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Warga diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan normal dan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan yang merata.
Pemerintah Kabupaten Kolaka juga terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait guna memastikan kelancaran distribusi serta ketersediaan BBM di seluruh SPBU. Selain itu, pemerintah akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyampaikan informasi resmi secara berkala agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.





