
Ia mengatakan keberhasilan program tidak hanya dilihat dari penghargaan, tetapi juga dari kemampuan kelompok masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan program secara mandiri.
Penghargaan Platinum berikutnya diraih dalam kategori Perlindungan Keanekaragaman Hayati melalui inovasi Optimalisasi Tutupan Vegetasi pada Area Revegetasi melalui Inovasi Seedball.
Inovasi tersebut memanfaatkan seedball untuk membantu penyebaran benih dan pertumbuhan vegetasi pada area revegetasi. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan tutupan vegetasi sekaligus mendukung proses pemulihan ekosistem.
Peningkatan tutupan vegetasi juga diharapkan mendukung terbentuknya habitat yang lebih baik bagi flora dan fauna di wilayah operasional perusahaan.
Sementara itu, Platinum pada kategori Peningkatan Kinerja Berkelanjutan diraih melalui inovasi Pemanfaatan Scrap Besi sebagai Tempat Sampah Multifungsi.
Melalui inovasi tersebut, material sisa berupa scrap besi dimanfaatkan kembali menjadi tempat sampah multifungsi untuk digunakan di area operasional.
Pemanfaatan material sisa ini menjadi bagian dari penerapan efisiensi sumber daya dan prinsip ekonomi sirkular. Material yang sebelumnya menjadi sisa dimanfaatkan kembali sehingga memiliki fungsi dan nilai guna.
Selain mengurangi potensi timbulan material sisa, inovasi tersebut juga mendorong budaya penggunaan kembali sumber daya di lingkungan kerja.
Perolehan tiga Platinum, satu Gold, dan enam Silver pada ENSIA Award 2026 menambah catatan capaian PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Kolaka dalam pengembangan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta pengelolaan lingkungan.
Tiga inovasi yang meraih Platinum menunjukkan pendekatan yang berbeda, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, pemulihan lingkungan, hingga pemanfaatan kembali material sisa.
ANTAM menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan lingkungan.








