
Kolaka, BuletinNews.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 M dengan mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung di Masjid Miftahul Janah Korpri, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 08.30 WITA. Kegiatan dihadiri Bupati Kolaka Amri, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, pejabat eselon III dan IV, serta alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN dan tenaga harian lepas (THL) lingkup Pemkab Kolaka.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka Amri mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut perlu dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi sekaligus memperkuat komitmen spiritual aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati menekankan empat sifat utama Rasulullah SAW yang dinilai relevan diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan, yakni Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah.
Siddiq, kata dia, dapat diwujudkan melalui kejujuran dan integritas dalam menjalankan tugas. Amanah diterapkan dengan melaksanakan tanggung jawab secara sungguh-sungguh. Sementara Tabligh diwujudkan melalui komunikasi yang terbuka dan transparan.
Adapun Fathanah, lanjutnya, berkaitan dengan kecerdasan, profesionalisme, kemampuan beradaptasi serta inovasi dalam memberikan pelayanan publik.
Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi ASN dalam membangun birokrasi yang berorientasi pada pelayanan dan sejalan dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Aparatur pemerintah juga dituntut memberikan pelayanan yang cepat, terbaik dan berkeadilan kepada masyarakat. Di sisi lain, integritas aparatur harus terus diperkuat dengan menjauhi praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.
Selain berkaitan dengan peningkatan kualitas aparatur, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mempererat persatuan, toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat Kabupaten Kolaka yang memiliki keberagaman.
Sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh agama dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan suasana yang kondusif sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.
Menutup sambutannya, Bupati Kolaka mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk terus melakukan perbaikan diri, memperkuat silaturahmi dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya relevan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dapat menjadi landasan moral bagi aparatur dalam menjalankan amanah pemerintahan dan memberikan pelayanan publik.





