
Konawe, BuletinNews.com – Pemerintah Kabupaten Konawe resmi membuka Job Fair atau Bursa Kerja Kabupaten Konawe Tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja sekaligus mendorong penyerapan tenaga kerja lokal.
Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi MTQ Unaaha, Rabu, 12 Agustus 2026, dan mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan dari berbagai sektor yang membuka peluang pekerjaan.
Job Fair turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Konawe yang diwakili Ketua Komisi III, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Kapolres Konawe, perwakilan Kejaksaan Negeri Konawe, Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Tenggara, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara, BP2MI/BP3MI Sulawesi Tenggara, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sulawesi Tenggara, BPS Konawe, Dekranasda, BNN Konawe, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, serta sejumlah pimpinan OPD dan perusahaan peserta.
Berdasarkan laporan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Konawe, sebanyak 31 perusahaan berpartisipasi dalam Job Fair 2026. Perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor, antara lain pertambangan, perkebunan, manufaktur, ritel, hingga jasa keuangan.
Dari pelaksanaan Job Fair itu tersedia 1.239 lowongan pekerjaan bagi masyarakat dengan beragam latar belakang pendidikan, mulai dari lulusan SMK hingga sarjana. Kesempatan kerja yang ditawarkan juga mencakup penyandang disabilitas.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berpartisipasi. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.
Bupati menegaskan, Job Fair tidak sekadar menjadi tempat masyarakat mendaftarkan diri sebagai pencari kerja. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan kesiapan bekerja.
“Yang kita pikirkan bukan hanya bagaimana masyarakat mendaftar dan mendapatkan pekerjaan, tetapi bagaimana mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai,” ujar Bupati.
Menurutnya, kesiapan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyerapan tenaga kerja. Jumlah masyarakat yang memperoleh pekerjaan bukan satu-satunya ukuran, tetapi juga kemampuan tenaga kerja untuk bertahan dan berkembang di dunia kerja.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Konawe mendorong peningkatan keterampilan, kompetensi, serta kesiapan pencari kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Bupati juga meminta agar informasi mengenai peluang kerja dan pelaksanaan Job Fair dapat disosialisasikan secara lebih luas kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital dinilai dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi sekaligus melakukan pendaftaran pekerjaan secara daring.
Pemerintah Kabupaten Konawe selanjutnya berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi, perusahaan, dan berbagai pihak terkait dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan sesuai kebutuhan pasar kerja.
Selain layanan rekrutmen, Job Fair Konawe 2026 dilengkapi sejumlah layanan pendukung. Di antaranya pojok konsultasi ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, BP2MI/BP3MI, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe.




