
Kolaka, BuletinNews.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kolaka bagian selatan pada Sabtu malam (22/02/2026) sejak pukul 23.00 WITA menyebabkan banjir di sejumlah titik. Peristiwa tersebut terjadi di tengah suasana bulan suci Ramadan dan berdampak pada permukiman warga di Kecamatan Watubangga dan Kecamatan Tanggetada.
Banjir diperparah oleh kondisi air laut pasang sehingga genangan air dengan cepat memasuki rumah-rumah warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai 1 hingga 2 meter di beberapa lokasi.
Wilayah yang terdampak paling parah berada di Desa Polenga. Satu unit rumah warga dilaporkan mengalami rusak berat akibat derasnya arus banjir. Selain itu, sejumlah rumah lainnya terendam dan dipenuhi lumpur.
Merespons kejadian tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Kolaka bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Kolaka turun langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan penanganan awal. Petugas melakukan kerja bakti membersihkan rumah warga dari material lumpur serta membantu evakuasi barang-barang yang terdampak.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kolaka menyampaikan bahwa pihaknya juga telah menyalurkan bantuan logistik guna meringankan beban warga. Di Desa Polenga, bantuan yang disalurkan meliputi 21 paket sembako, 40 karung beras, dan 17 dos air minum kemasan.

Sementara itu, di Kelurahan Wolulu, bantuan berupa 10 paket sembako, beras, 8 dos air minum kemasan, serta 3 dos makanan siap saji telah diserahkan kepada warga terdampak.
“Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah warga dan kerugian akibat banjir. Kami juga terus memantau kondisi cuaca untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan banjir. Pemerintah daerah berharap kondisi segera pulih agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadan dengan aman dan tenang.












Komentar