
Morowali, BuletinNews.com – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Kabupaten Morowali mendapat apresiasi dari Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, serta Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain. Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian kunjungan kerja ke area operasional Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, Selasa–Rabu, 23–24 Desember 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Morowali bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali meninjau langsung sejumlah fasilitas utama PT Vale, mulai dari area port dan jetty, ruang kontrol operasi, hingga kawasan reklamasi Rasyidah. Peninjauan ini bertujuan melihat secara langsung aktivitas logistik, sistem pemantauan operasional, serta pengelolaan lingkungan di area pascatambang.
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyampaikan bahwa kondisi lapangan mencerminkan komitmen nyata PT Vale dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia menilai pengelolaan lingkungan yang dilakukan tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan dijalankan secara serius dan terukur.
“Alhamdulillah, kami menyaksikan langsung aktivitas barging di pelabuhan PT Vale tanpa adanya indikasi pencemaran. Hingga saat ini tidak terlihat air berwarna merah di area pelabuhan. Selain itu, di kawasan reklamasi kami ikut menanam pohon dan melihat persiapan penanaman tanaman khas lokal Morowali. Ke depan, kami berharap variasi tanaman, termasuk tanaman buah, dapat terus dikembangkan,” ujar Bupati.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus adalah pengelolaan air tambang melalui sistem pond sediment yang dirancang secara komprehensif. Bupati menilai sistem tersebut mampu menjaga kualitas air agar tetap jernih sebelum dilepas ke lingkungan, sekaligus menjadi contoh praktik baik bagi perusahaan tambang lain di Morowali.
“PT Vale telah menyiapkan sistem pengelolaan air yang sangat baik. Air yang keluar dari ujung pond terlihat jernih. Ini menunjukkan pengelolaan lingkungan yang serius dan layak menjadi rujukan bagi perusahaan lain,” tegasnya.
Rombongan juga meninjau ruang kontrol operasi yang memantau aktivitas tambang dan barging secara real-time. Sistem ini dinilai mencerminkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai standar lingkungan yang berlaku.
Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali, Wafir, menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan menjadi fondasi utama dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan. Menurutnya, PT Vale tidak hanya berupaya memenuhi standar lingkungan, tetapi juga melampauinya demi menjaga keberlanjutan jangka panjang.
“Perlindungan lingkungan adalah landasan dalam setiap aktivitas kami. Kami meyakini bahwa keberlanjutan merupakan kunci industri pertambangan modern, agar operasional hari ini tidak mengorbankan masa depan,” ujar Wafir.

Ia menambahkan bahwa PT Vale berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Morowali agar pertumbuhan industri berjalan seiring dengan pembangunan daerah, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi serupa juga disampaikan Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, saat melakukan kunjungan ke area port, jetty, dan kawasan tambang PT Vale IGP Morowali pada Rabu, 24 Desember 2025. Ia menilai pengelolaan operasional dan lingkungan yang diterapkan PT Vale layak menjadi contoh bagi perusahaan lain.
“Setelah melihat langsung di lapangan, PT Vale seharusnya menjadi rujukan bagi perusahaan lain, terutama dalam menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan. Saya juga melihat adanya perencanaan jangka panjang yang baik,” ungkap Kapolres.
Rangkaian kunjungan ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan yang baik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan industri dan kesejahteraan masyarakat. Melalui pengelolaan air tambang, reklamasi lahan dengan tanaman lokal Sulawesi, serta pemanfaatan teknologi pemantauan operasional, PT Vale menunjukkan komitmen nyata terhadap prinsip pertambangan berkelanjutan di Morowali.







Komentar