
Kolut, BuletinNews.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memastikan kesiapan lahan untuk pembangunan Rumah Tahanan Negara (Rutan) sebagai upaya menjawab kebutuhan mendesak fasilitas pemasyarakatan di daerah tersebut.
Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nurrahman Umar, MH, mengatakan keberadaan rutan sangat dibutuhkan mengingat selama ini para tahanan masih dititipkan di Rumah Tahanan Polres Kolaka Utara. Bahkan, sebagian tahanan kejaksaan yang telah menjalani proses hukum harus bolak-balik dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kolaka.
“Fungsinya sangat kita butuhkan. Selama ini tahanan kejaksaan dititip di Polres, bahkan yang sudah putus perkara harus bolak-balik ke Kolaka. Ini tentu tidak efektif,” ujar Bupati Nurrahman Umar saat ditemui, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pertimbangan serius pemerintah daerah hingga menyimpulkan bahwa Kolaka Utara sudah saatnya memiliki lembaga pemasyarakatan sendiri guna mendukung penegakan hukum yang lebih efektif dan efisien.
Bupati mengungkapkan, sejak periode pertama kepemimpinannya sekitar tahun 2020–2021, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara telah melakukan pembebasan lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan rutan. Namun demikian, proses sertifikasi lahan sempat mengalami kendala.
“Lahannya sebenarnya sudah kita bebaskan sejak periode pertama saya. Tinggal sertifikatnya yang belum terbit. Sudah berkali-kali kita dorong, dan sejak bulan lalu kembali kita desak pihak pertanahan,” jelasnya.
Upaya tersebut, lanjut Bupati, akhirnya membuahkan hasil setelah mendapat respons dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pemerintah daerah dijanjikan sertifikat lahan akan segera diterbitkan dalam waktu dekat.
“Alhamdulillah sudah direspons, dan kami dijanjikan hari Rabu minggu depan sertifikatnya sudah terbit,” katanya.
Selain kesiapan lahan, Pemkab Kolaka Utara juga telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Sekretaris Jenderal terkait rencana pembangunan rutan. Pemerintah pusat, kata Bupati, meminta kepastian lokasi yang benar-benar siap.
“Kami sudah diminta memastikan lokasi yang fix. Lahan yang disiapkan sekitar 2 hektare dan itu dinilai cukup untuk pembangunan rutan,” pungkasnya.











Komentar