
Kolaka, BuletinNews.com – H. Amri secara resmi meluncurkan penyaluran bantuan pangan cadangan pemerintah untuk alokasi Februari dan Maret 2026, Senin (6/4/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pangan.
Pelaksanaan program tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak asasi manusia yang wajib dipenuhi negara sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945.
Melalui program bantuan pangan ini, pemerintah berupaya mengurangi beban pengeluaran masyarakat, menekan angka kemiskinan, mengatasi kerawanan pangan, serta menurunkan angka stunting. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi di daerah.
Pada tahap penyaluran kali ini, bantuan yang disalurkan berupa 451,68 ton beras dan 90.336 liter minyak goreng. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 22.584 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 135 desa dan kelurahan di Kabupaten Kolaka.
Setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026. Program ini menyasar masyarakat miskin dan rentan pangan yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta keluarga berisiko stunting.
Data penerima bantuan bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Dalam pelaksanaannya, distribusi bantuan dilakukan oleh Perum Bulog melalui armada logistik hingga ke titik serah. Selanjutnya, bantuan disalurkan kepada masyarakat dengan pendampingan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pemerintah desa dan kelurahan, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka. Proses distribusi juga diawasi oleh aparat keamanan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan pengawasan agar penyaluran bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap kebersamaan dan sinergitas ini dapat terus berlanjut dalam pelaksanaan program-program pemerintah, sehingga Kabupaten Kolaka semakin maju, berkeadilan, dan unggul,” ujarnya.











Komentar