
Bone, BuletinNews.com – Pemerintah Kabupaten Bone bersama unsur TNI dan Polri melaksanakan operasi pasar sebagai langkah cepat dan responsif dalam menyikapi kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram yang terjadi di wilayah Kota Bone. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan serta memastikan kebutuhan energi rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi.
Operasi pasar tersebut dilaksanakan dengan melibatkan tim gabungan yang dibagi ke dalam tiga kelompok. Masing-masing tim turun langsung melakukan pemantauan dan pengecekan ke sejumlah agen serta pangkalan LPG 3 Kg yang menjadi titik distribusi utama di Kota Bone.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran monitoring meliputi Pangkalan LPG M. Amin di Jalan Gunung Latimojong, Pangkalan A. Zakia Patwangi di Jalan D.I. Panjaitan, serta Agen LPG 3 Kg Dwi Daya Bolana yang berlokasi di Jalan Lingkar.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan melakukan pengecekan ketersediaan stok, mekanisme distribusi, hingga harga jual LPG 3 Kg kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran gas subsidi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mencegah terjadinya penimbunan maupun praktik penjualan yang merugikan konsumen.
Pemerintah Kabupaten Bone juga mengimbau seluruh agen dan pangkalan LPG agar mematuhi aturan distribusi yang telah ditetapkan serta mengutamakan penyaluran kepada masyarakat yang berhak menerima gas bersubsidi. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketertiban dan kelancaran distribusi energi di tengah masyarakat.







Komentar