
Aceh Tamiang, BuletinNews.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, kembali mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (22/4/2026), untuk meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi akibat Siklon Tropis Senyar pada akhir November 2025.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah huntara di Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru. Dalam kunjungan tersebut, Suharyanto berdialog langsung dengan warga guna menyerap aspirasi dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Ia juga meninjau kondisi unit huntara dan meminta pihak pengembang segera menyelesaikan sejumlah kekurangan dengan target rampung dalam lima hari agar hunian dapat segera ditempati.
Menurut Suharyanto, huntara tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak yang sebelumnya tinggal di rumah sewa dan tidak memiliki rumah sendiri, sehingga tidak menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). Untuk itu, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyediakan hunian sementara sebagai solusi.
“Ini merupakan komitmen pemerintah agar seluruh masyarakat terdampak tetap mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ujarnya.
Selain meninjau pembangunan, Kepala BNPB juga menyalurkan bantuan berupa sembako serta bingkisan untuk anak-anak guna membantu kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak. Di lokasi tersebut, Suharyanto kembali berdialog dengan warga guna memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.











Komentar