
Kolaka, BuletinNews.com – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) WIZ terus menunjukkan kepeduliannya terhadap marbut masjid dan santri penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Kolaka melalui sejumlah program sosial dan pendidikan yang digelar sepanjang April hingga Mei 2026.
Pada Selasa (19/05/2026), Laznas WIZ menggelar program Gerakan Peduli Marbut Masjid sebagai bentuk perhatian dan motivasi kepada para marbut yang selama ini mengabdikan diri menjaga dan memakmurkan rumah ibadah.
Program tersebut menyasar empat marbut masjid di wilayah Kolaka. Salah satunya adalah Muhammad Riyadi (74), marbut yang hingga kini masih aktif mengurus masjid meski telah memasuki usia lanjut.
Di tengah keterbatasan usia, Muhammad Riyadi tetap istiqamah menjalankan tugasnya menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid demi kelancaran aktivitas ibadah jamaah.
Selain Muhammad Riyadi, perhatian juga diberikan kepada marbut lainnya, termasuk Ibu Sania, yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam pengabdian di rumah ibadah.
Relawan WIZ Gerai Kolaka, Ustadz Arjumawan, mengatakan program tersebut dihadirkan sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian para marbut yang bekerja dengan penuh keikhlasan.
“Semoga para muhsinin yang telah mendukung melalui infak dan sedekah mendapatkan pahala jariyah atas kontribusinya dalam gerakan peduli marbut masjid ini,” ujar Arjumawan.
Selain bergerak di bidang sosial keagamaan, Laznas WIZ juga terus berkomitmen mendukung pendidikan santri penghafal Al-Qur’an dari kalangan dhuafa.
Pada Jumat sore (24/04/2026), Tim WIZ mengunjungi santri di Masjid Ummul Mukminin Aisyah, Kelurahan Mangolo, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, untuk menyalurkan bantuan pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para santri.
Dalam kunjungan tersebut, Divisi Penyaluran WIZ, Ustadz Husman, mengingatkan para santri agar tetap semangat menghafal Al-Qur’an meski berada dalam keterbatasan ekonomi.
“Teruslah semangat menghafal Al-Qur’an. InsyaAllah akan menjadi kemuliaan dan syafaat bagi diri sendiri maupun orang tua. WIZ siap membantu,” katanya.
Menurut Husman, Al-Qur’an merupakan cahaya kehidupan yang akan memberikan keberkahan bagi para penghafalnya. Karena itu, pihaknya berharap para santri tetap sabar dan istiqamah dalam menuntut ilmu.











Komentar