Sazral Arfa: Ucapkan Ini Saat Terbangun di Malam Hari

Raha, BuletinNews.com – Memasuki hari ke 12 (dua belas), kegiatan  Shalat Zuhur berjama’ah dan Ceramah Agama/Kuliah tujuh menit (Kutum) masih tetap dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten (Kab) Muna, yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kantor Kemenag Kab. Muna, Kamis (14/4).

Bertindak sebagai Penceramah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan (Kec) Batalaiworu, Sazral Arfa, S.Ag, dengan Tema “Amalan Saat Terbangun Di Malam Hari.

Dalam Kultumnya, Sazral Arfa mengatakan bahwa, terbangun di malam hari adalah merupakan hal biasa yang sering terjadi pada setiap orang, apapun itu alasannya, misalnya dikarenakan mau buang air kecil, atau haus, atau berpaling dari kanan ke kiri atau sebaliknya, atau bangun sebentar karena sadar, dan lain sebagainya.

“Ada satu amalan saat terbangun di malam hari dan sebelum lanjut tidur lagi, dari pada hanya berdiam diri, lebih baik mengerjakan sebuah amalan luar biasa yang dapat dilakukan saat seseorang terbangun di malam hari,” ujarnya.

“Amalan saat terbangun di malam hari tersebut merupakan do’a ketika bangun di tengah malam yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Siapa pun yang melakukan amalan tersebut maka dosanya akan diampuni dan do’anya akan dikabulkan oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Hal ini lanjut Sazral Arfa, berdasarkan Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang terbangun di malam hari, dan kemudian dia mengucapkan Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syaiin qadiyr, subhaanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha Illallah wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billah, Allahumaghfirliy.

Barang siapa yang membaca do’a ini diampuni oleh Allah SWT segala dosanya.

“Jika setelah selesai membaca dzikir tersebut kemudian mengangkat kedua tangan dan berdo’a, maka akan dikabulkan do’anya,” sambungnya.

“Sesudah membaca do’a tersebut kemudian mengambil air wudhu dan shalat walaupun hanya dua rakaat, maka dikabulkan Shalatnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *