oleh

Polres Konsel Gelar Konferensi Pers Pembunuhan Dilokasi PT WIN

Konsel, BuletinNews.com – Polres Konawe Selatan gelar konferensi pers tindak pidana penganiayaan hingga menyebabkan hilang nya nyawa yang terjadi pada hari Kamis tanggal 07 Oktober 2021 sekitar jam 09.00 wita bertempat di Lokasi IUP PT. Wijaya Inti Nusantara tepatnya di desa wawowonua kecamatan palangga selatan kabupaten konawe selatan yang berjarak dari perkampungan warga sekitar ± 2 KM.Selasa (12/10/2021).
      
Kapolres Konawe Selatan AKBP Erwin Pratomo. S.I.K yang memimpin langsung konferensi pers dan didampingi Waka Polres Kompol M.Risal Syahril. S.H, S.I.K , Kasat Reskrim Iptu Henryanto Tandirerung. StK, S.I.K, bertempat di Mako Polres Konawe Selatan.

Kapolres menjelaskan tersangka NI (29) yang merupakan Operator Breker PT.WIN tega menganiyaya RA (43) Pengawas Exapator PT.WIN hingga mengakibatkan hilang nya nyawa RA,karena  pelaku menuduh korban telah menjalin hubungan asmara dengan istri pelaku menurut pengakuan pelaku.

“Menurut pengakuan saksi M (19),pada hari Kamis tanggal 07 Oktober 2021 sekitar jam 07.00 wita korban dan saksi memulai aktifitas dilokasi IUP PT. Wijaya Inti Nusantara,disaat sedang melakukan pekerjaan sebagai Operator Exapator sedangkan korban RA sedang  mengawasi pekerjaan M dan kemudian sekitar pukul 09.00 Wita datang NI yang berprofesi sebagai Operator Breker dilokasi pekerjaan korban dan pada saat pelaku melihat korban sedang berdiri mengawasi pekerjaan, pelaku mengambil sebuah kunci Inggeris di Base Camp kemudian mendatangi RA,”ucap Kapolres

M sebagai saksi melihat tersangka dan korban sedang berbincang di samping alat yang sedang bekerja dan tidak lama kemudian saksi melihat korban sudah terbaring di atas tanah dan saksi sempat melihat pelaku memukul kepala bagian belakang korban dengan menggunakan sebuah alat berupa Kunci Inggris sebanyak 2 kali dan setelah melakukan penganiayaan tersebut saksi melihat pelaku meninggalkan lokasi pekerjaan dan Saksi kemudian menghubungi rekan-rekan nya yang lain agar datang melihat korban.jelas Kapolres

Atas perbuatan tersebut pelaku dipersangkakan Pasal 340 subs pasal 338 KUHP lebih subs Pasal 351 Ayat (3) KUHP,Pembunuhan berencana di atur dalam pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati dan pasal 338 KUHP mengatur tentang pembunuhan biasa yang tidak direncanakan dan tidak disertai pidana lain dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun,Untuk pasal 351 ayat (3) penganiayan yang mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahu.tutup Kapolres

Red/Awal

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed