Pemkab Kolut Gelar Penjaminan Kualitas Kegiatan KLHS untuk RPJPD 2024-2045

Kolut, BuletinNews.com – Kabupaten Kolaka Utara tengah membahas untuk memastikan pembangunan berkelanjutan dengan menggelar kegiatan Penjaminan Kualitas Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Kamis (30/11/2023).

Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap aspek lingkungan hidup dipertimbangkan dengan cermat dalam perencanaan pembangunan jangka panjang.

Nurfahni, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan juga sekretaris Pokja KLHS RPJPD, menjelaskan bahwa Penyusunan Dokumen KLHS RPJPD Kabupaten Kolaka Utara pada dasarnya merupakan kewajiban dalam tahapan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis.

Tahapan ini bertujuan untuk memastikan seluruh prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi dalam penyusunan RPJPD, di antaranya adalah pertimbangan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, serta aspirasi dari pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Dalam penyusunannya, KLHS RPJPD ini dibantu oleh tenaga ahli yang merupakan pakar pada bidangnya masing-masing. Kegiatan ini juga melibatkan seluruh OPD Kabupaten Kolaka Utara, khususnya dalam penjaringan data indikator tujuan pembangunan berkelanjutan, Focus Group Discussion (FGD), dan konsultasi publik. Penyusunan juga melibatkan perwakilan masyarakat yang terdiri dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, filantropi, lembaga masyarakat, dan akademisi untuk memastikan seluruh komponen pembangunan terlibat dalam proses ini.

“Saat ini, tahapan penyusunan KLHS sudah berada pada persiapan validasi, dan telah menyelesaikan tahapan asistensi 1 oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan DLH Provinsi. Kegiatan ini direncanakan akan selesai dalam proses validasi pada minggu kedua bulan Desember,” ujarnya.

Sementara itu Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, yang memberikan penilaian mandiri menyatakan dan memberikan masukan terkait KLHS RPJPD itu terkait bahwa adalah bagian dari Kolaka Utara ini untuk mencapai tujuan berkelanjutan secara bersama-sama sampai 2045 mendatang.

“Dalam momen jangka panjang ini, kami semua menyadari bahwa kami merupakan bagian integral dari Kolaka Utara. Dengan waktu saya yang terbatas di sini, saya ingin menyumbangkan pandangan dan masukan bagi peneliti dan menggambarkan bagaimana pertambangan dan pertanian akan saling tarik menarik,”Katanya.

Diapun menyatakan bahwa untuk memastikan bahwa proses perencanaan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan. “Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan kerangka kerja yang menyeluruh, memprioritaskan keberlanjutan sambil menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan,” harapnya.

Dalam laporan yang dirilis, fokus utama kajian ini adalah menjaga ekosistem alam, menjaga ketersediaan sumber daya alam, serta merumuskan strategi adaptasi terhadap perubahan lingkungan yang mungkin terjadi di masa depan. “Langkah-langkah konkret telah ditetapkan untuk memastikan bahwa setiap tahap pembangunan akan memperhatikan aspek lingkungan secara holistik,” Jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menegaskan komitmennya untuk melindungi lingkungan hidup sambil mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Kajian ini diharapkan menjadi landasan yang kokoh untuk melahirkan kebijakan pembangunan yang berwawasan lingkungan, menjadikan Kabupaten Kolaka Utara sebagai daerah yang mengintegrasikan aspek lingkungan dalam perencanaan pembangunan jangka panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *