Enam Orang Ditetapkan Tersangka Terkait Insiden di Kanjuruhan

Malang, BuletinNews.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 131 orang tewas dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.

Dikutip dari detiknews, Ia menerangkan, dalam pengusutan tuntas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Tim Investigasi melakukan kegiatan secara maraton, cepat, namun tetap berhati-hati, dan science tifik.

“Kami lakukan pendalaman melalui CCTV yang ada di lokasi kejadian. Pendalaman temuan, visum dan bercak darah, selongsong gas air mata, kondisi stadion,” terangnya di Polresta Kota Malang, Kamis (6/10/2022).

Ia menjelaskan awalnya pertandingan berjalan lancar, namun pada akhir pertandingan muncul reaksi dari penonton, ada sejumlah suporter masuk dalam lapangan. Kemudian tim melakukan pengaman official Persebaya, menggunakan 4 unit baracuda.

Proses evakuasi berjalan satu jam lebih, dipimpin langsung Kapolres, karena ada hambatan Di dalam stadion ada penonton yang turun semakin banyak. Akhirnya anggota melakukan penggunaan kekuatan.

” 3 personil yang memerintahkan untuk menembak gas air mata dan ada 11 personel yang menembakkan gas air mata,” tuturnya.

Penonton yang berusaha keluar, mengalami kendala. Ada 14 pintu, harusnya 5 menit sebelum akhir pertandingan pintu dibuka. Namun pintu dibuka tidak sepenuhnya, hanya sekitar 1,5 meter dan petugas tidak ada di tempat.

“Ada besi yang melintang, sehingga penonton terhambat saat keluar, sehingga terjadi desak desakan selama 20 menit,” ungkapnya.

Dari situlah banyak muncul korban, patah tulang, trauma di kepala. Dari hasil olah TKP, ditemukan PT LIB tidak melakukan verifikasi stadion Kanjuruhan.

Terakhir dilakukan 2020. Dan ada beberapa catatan yang seharusnya dipenuhi, khususnya terkait keselamatan penonton.

Panitia penyelenggara tidak menyiapkan penanganan darurat, seperti Pasal 8 regulasi PSSI. “Atas dasar peristiwa dan pendalaman. Tim melakukan dua proses sekaligus, yakni pidana dan pemeriksaan internal Polri,” jelasnya.

Tambahnya, dalam proses penyelidikan pihaknya telah memeriksa 48 orang saksi meliputi 26 personil polri, 3 orang penyelenggara pertandingan, 6 Saksi yang berada di sekitar TKP.

“Tadi pagi telah dilaksanakan gelar perkara. Berdasarkan gelar dan alat bukti yang cukup maka ditetapkan enam tersangka,” tegas Kapolri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *