oleh

Belum Mengantongi Izin Tersus, DPRD Kolaka Diminta Keluarkan Rekomendasi Pemberhentian Sementara Aktivitas PT AMI

Kolaka, BuletinNews.com – Aktivitas Pertambangan PT Akar Mas Internasional (AMI) melakukan penjualan nikel dengan menggunakan Jetty tanpa mengantongi izin penetapan lokasi Terminal Khusus (Tersus) serta dikuatkan dengan dikeluarkannya izin berlayar dari pihak Syahbandar Pomalaa, hal tersebut terungkap saat dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pihak PT AMI bersama mahasiswa di salah satu ruang rapat DPRD Kolaka, Rabu (23/20/20).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh ketua Komisi lll DPRD Kolaka, Ahdan. Salah seorang perwakilan mahasiswa Ramadhan mempertanyakan legalitas yang dimiliki oleh pihak perusahaan dalam melakukan aktivitas pertambangan, salah satunya izin Tersus.

“Dalam melakukan permohonan izin Tersus ada 14 poin persyaratan yang harus dipenuhi, dan kalau PT. AMI sebelumnya sudah pernah memiliki Izin Tersus kami minta bukti paling tidak biar dokumen foto copinya saja,” tegas Ramadhan.

Namun permintaan para mahasiswa tidak dapat diperlihatkan oleh pihak perusahaan. Sehingga pertanyaan lanjut ke pihak Syabandar Pomalaa.

“Kami minta penjelasan pihak Syahbandar Pomalaa dasar mengeluarkan izin berlayar tanpa adanya izin Tersus,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed