oleh

Dinas P3AP2KB Sulawesi Tenggara Gelar Kegiatan Advokasi dan Pembentukan Forkomda Puspa

“Dengan kegiatan ini diharapkan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan sinergitas antara pemerintah bersama lembaga masyarakat, akademisi,lembaga profesi, dunia usaha dan media dalam upaya mengakhiri 3 hal atau yang dikenal 3 ends yaitu, akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan orang dan akhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan,” katanya.

Lanjutnya, pada dasarnya mimpi untuk mensejahtrakan perempuan dan anak, ketika mereka sejahtra, tentunya mempunyai impac yang sangat besar terhadap pembangunan. Hal ini akan terlihat dari pencapaian indeks pembangunan gender (IPG) dan indeks pemberdayaan gender (IDG) yang semakin meningkat, dan sejalan visi pembangunan jangka panjang Nasional tahun 2005-2025 yaitu mewujutkan Indonesia yang mandiri, maju adil dan makmur.

Menurutnya sampai saat ini permasalahan perempuan dan anak masi menjadi topik yang sering muncul ke permukaan, walaupun sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah, ternyata beberapa permasalahan yang terjadi pada perempuan dan anak masi belum teratasi. Perempuan dan anak adalah isu dan masalah krusial di masyarakat.

“Permasalahan yang paling mendasar yaitu rendahnya kualitas hidup dan peran perempuan baik dalam ekonomo, social dan politik, masi tingginya kekerasan terhadap perempuan dan anak, rendahnya kesejahtraan dan perlindungan anak, lemahnya kelembagaan dan jaringan PUG serta rendahnya partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed